Jumat, 22 November 2019

Daftar isi [Tampil]
Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus ini pada dasarnya tidak perlu dilakukan jika sudah dilakukan service secara berkala. Khususnya bagi motor baru yang umumnya terdapat buku panduan manual.

Namun bagaimana jika motor yang kita punya sudah keluaran lawas? Tentu tidak semua orang memperhatikan tentang perawatannya.

Sehingga terkadang kondisi motor terbengkalai dan menimbulkan bunyi yang terkadang terdengar sangat berisik.

Oleh karena itu, terbilang cukup penting untuk memperhatikan beberapa hal supaya mesin motor tetap halus dan nyaman ketika dikendarai.

Supaya pengetahuan anda tidak setengah-setengah, akan lebih baik jika menyimak artikel yang kami buat ini hingga selesai!

6 Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus

Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus

Jika dibahas secara sepintas, siapa sih orang yang tidak ingin kendaraannya tetap terawat, bunyi mesinnya tetap halus, dan terasa nyaman ketika dikendarai.

Seiring dengan durasi pemakaian, tentu kinerja dari mesin motor akan sedikit menurun. Bahkan ada beberapa komponen (sparepart) yang sudah mulai aus dan perlu diganti.

Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat mesin motor supaya tetap halus ketika digunakan. Salah satunya mengontrol perawatan dengan lebih rutin menyervice motor tersebut.

Dalam hal ini, merawat mesin motor pun sebenarnya tidaklah susah. Namun memerlukan waktu yang konsisten serta dijaga durasi perawatannya.

Jika hanya sesekali namun tidak konsisten, maka jangan salahkan motor ketika ada bunyi yang mulai berisik atau muncul kerusakan.

Pasalnya semua masalah tersebut tergantung dengan pemakaian individu pengguna, serta sebera sering melakukan perawatan pada motor tersebut.

Nah untuk menjaga mesin motor tetap dalam kondisi prima, berikut beberapa hal yang mungkin bisa anda terapkan. Sederhana sih,,, namun memberi dampak yang signifikan.

1. Ganti Oli Secara Rutin

Langkah ini bisa dibilang paling sederhana dari semua perawatan motor yang bisa anda terapkan. Pasalnya dengan durasi pemakaian tertentu, oli mulai kurang tingkat kekentalannya.

Oleh karena itu, dengan mengganti oli maka mesin pun tetap bekerja secara maksimal. Terlebih lagi untuk mencegah komponen di dalam mesin menjadi aus.

Oli yang digunakan pun tidak boleh sembarangan, atau bahkan selalu berganti jenis (merek) setiap melakukan penggantian oli pada motor.

Hal tersebut sangat tidak dianjurkan, pasalnya setiap produk mempunyai tingkat kekentalan yang berbeda. Sehingga ketika menggunakan 1 produk yang cocok, maka pertahankan produk tersebut.

2. Rutin Mengecek Busi Dan Kabel Coil

Munculnya bunyi pada motor terkadang disebabkan oleh arus listrik yang disalurkan tidak optimal. Sehingga berdampak pada sistem pembakaran untuk menghidupkan mesin.

Dalam hal ini, busi menjadi elemen penting dalam sistem pembakaran tersebut. Pasalnya komponen ini akan memercikkan api sebagai sumber pembakaran bahan bakar bensin.

Gantilah busi yang memang sudah aus, dan juga cek kabel coil supaya aliran listrik berjalan sebagaimana mestinya.

Tips ini mungkin terbilang sederhana, namun mempunyai dampak yang signifikan pada kinerja mesin. Khususnya untuk mencegah bunyi kasar pada mesin motor.

3. Pastikan Setelan Klep Sudah Benar

Bunyi kasar pada mesin (tek-tek-tek) umum ditimbulkan karena setelan katup (klep) terlalu longgar. Sehingga butuh diservice untuk menyetel ulang supaya lebih tepat.

Katup disini mempunyai peranan untuk mengatur keluar masuknya gas dari pembakaran. Sehingga fungsinya sangat vital untuk performa mesin yang lebih optimal.

Apabila klep tidak terpasang dengan benar (posisinya kurang pas), maka bisa menimbulkan bunyi atau ledakan-ledakan ketika mesin motor dinyalakan.

Untuk mengatasinya, anda harus membawa motor pada bengkel berpengalaman, supaya bunyi yang ditimbulkan oleh klep tersebut bisa dihilangkan.

4. Ganti Dengan Sparepart Asli

Ketika motor sudah tua dan memerlukan perawatan yang lebih serius, tentu penggantian onderdil menjadi salah satu jalan agar kinerja mesin tersebut tetap maksimal.

Namun dalam hal ini, penggantian sparepart haruslah dengan yang original. Sehingga usia pemakaian bisa lebih awet, atau bahkan bisa meminimalisir terjadinya kerusakan lanjutan.

Meski terbilang sedikit mahal dibanding dengan onderdil imitasi, namun sparepart asli lebih terjamin dan memang sudah sesuai dengan type motor yang dimaksud.

5. Kontrol Kondisi Gear Dan Rantai

Dengan tingkat kekenduran tertentu, serta dengan kondisi jalan yang tidak menentu juga. Maka akan berpengaruh pada kinerja mesin.

Jika sudah parah, maka bisa saja menyebabkan kerusakan pada komponen didalam mesin. Terlepas dari itu, rantai yang kering dan kotor, bisa menimbulkan korosi (karat), yang bisa saja berbahaya ketika motor dikendarai.

Oleh karena itu, cek dan lumasi secara rutin rantai motor. Ketika sudah aus, dan gear sudah tampak lancip, ada baiknya diganti dengan yang baru.

Secara tidak langsung, kondisi rantai yang terawat juga membuat bunyi mesin lebih halus dan tidak berisik.

6. Lakukan Servis Berkala

Jika motor anda masih tergolong keluaran jenis baru, maka dengan melakukan service rutin akan lebih baik untuk mencegah terjadinya kerusakan.

Pasalnya, dengan mengikuti buku pentunjuk (panduan) servis, maka motor akan lebih rutin untuk dilakukan pengecekan. Khususnya pada beberapa elemen seperti halnya rantai, komponen mesin, kinerja, oli, vanbelt (matic), dan lain-lainnya.

Dengan demikian, ketika ada komponen yang harus diganti, maka sudah bisa langsung diketahui. Yang pada akhirnya, kerusakan tersebut tidak merambat pada onderdil yang lain.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum terkait Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus. Semoga bisa membantu!

Next article Next Post
Previous article Previous Post