Selasa, 05 November 2019

Daftar isi [Tampil]
Tips Merawat Motor 4Tak pada dasarnya bisa dilakukan dengan mudah jika pengguna paham dengan caranya.

Dalam hal ini mungkin bisa dibilang tidak membutuhkan skill khusus, namun hanya membutuhkan tingkat kreatifitas yang lebih tinggi.

Untuk bisa merawat mesin motor 4tak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tujuannya ialah supaya tetap awet dan bunyi mesin tetap halus.

Bahkan pengecekan bisa dilakukan secara langsung dirumah. Intinya harus pergi ke bengkel atau sejenisnya.

Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah : Bagaimana cara merawat motor 4tak supaya tetap nyaman dikendarai? Berikut rincian yang anda bisa hingga tuntas.

8 Tips Merawat Motor 4Tak Dengan Mudah

8 Tips Merawat Motor 4Tak Dengan Mudah

Seperti yang kami rangkum dari beberapa sumber, ada beberapa poin penting untuk menerapkan perawatan mesin motor 4tak.

Kesemuanya mungkin terbilang sangat sederhana, namun hal tersebut terbukti memberikan hasil kinerja mesin lebih maksimal.

Beberapa diantara tips tersebut mencakup :

1. Cek Busi

Busi merupakan elemen penting yang harus selalu dikontrol. Jika tidak demikian, maka jangan heran jika mesin sulit untuk dinyalakan.

Pengecekan ini sangat dianjurkan ketika speedometer sudah mencapai 12 ribu km, dan akan lebih baik jika busi segera diganti.

Akan tetapi, jika masih belum mencapai target tersebut, namun mesin sudah terasa tidak normal, maka tidak ada salahnya jika anda memeriksa.

Penting juga, perhatikan keadaan kabel koil yang menjadi penghubung arus listrik ke busi. Jika sudah berumur, atau tampak ada retakan. Lebih baik jika kabel diganti.

2. Cek Rantai Dan Gear

Secara tidak sadar, rantai dan gear cukup penting untuk diperhatikan. Pasalnya jika terlalu kendur ataupun sebeliknya, mengendarai motor akan terasa tidak enak.

Kontrol tingkat kekencangan, periksa ketajaman gigi pada gear, dan juga jangan lupa untuk memberi pelumas secara rutin.

Jika memang kondisi gear sudah terlalu tajam, maka akan mengurangi kinerja rantai. Sehingga akan lebih baik untuk dilakukan penggantian.

Jika motor anda berjenis matic, maka rantai tidak bisa disetel, bahkan diwajibkan untuk mengganti karet atau vbelt.

3. Cek Karburator

Mesin 4tak, khususnya bagi motor lawas, tentu masih menggunakan karburator pada sistem pembakaran.

Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu membersihkan komponen tersebut agar proses penggunaan bahan bakar pada mesin berjalan stabil.

Hal ini tentu bisa dirasakan ketika motor habis di service, sebab karburator sudah dicuci dan tarikannya pun semakin ringan.

4. Bersihkan Filter Karburator

Terkadang sebagian orang melepas filter untuk membuat tarikan semakin enteng. Namun hal tersebut tentu menimbulkan kerugian tersendiri.

Selain membuat bensin semakin boros, ternyata motor tanpa filter lebih rentan dari kerusakan.

Jadi usahakan bersihkan filter dengan menggunakan bensin, selanjutnya dilumasi dengan oli. Atau bisa pula dengan disemprot untuk membersihkan debu.

5. Cek Kondisi Aki

Jika termasuk pada jenis motor keluaran terbaru, mungkin cara ini kurang begitu berguna. Sebab kebanyakan sudah menggunakan aki kering.

Akan tetapi, jika motor masih menggunakan aki basah, maka langkah ini tentu sangat diperlukan.

Sebab bisa saja air aki akan berkurang, atau bahkan tekor jika telat ditambah air.

Tips menambah atau mengganti air aki, ialah setiap pada 10 ribu km. Atau setidaknya bisa dicek setiap kali motor di service.

6. Panaskan Mesin Sebelum Dipakai

Bagi sebagian orang mungkin tidak acuh dengan pemanasan mesin sebelum dikendarai. Padahal kondisi tersebut justru bisa memicu kerusakan.

Ketika didiamkan semalaman didalam rumah, oli pada mesin akan mengendap dan tidak menyebar secara merata.

Sehingga proses ketika dinyalakan pertama mungkin sedikit tersendat.

Dengan memanaskan motor terlebih dahulu, maka oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak.

Yang pada akhirnya bisa melindungi komponen didalamnya dari aus atau kerusakan.

7. Ganti Oli Secara Rutin

Dengan pemakaian yang rutin setiap hari, maka tingkat kekentalan dari oli akan berkurang. Hal tersebut juga mempunyai pengaruh pada kinerja mesin.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika mengganti oli mesin secara teratur. Setidaknya 3 bulan sekali jika motor digunakan setiap hari.

Atau bisa menggunakan ukuran 8 ribu km untuk pemakaian yang lebih cepat.

8. Gunakan Onderdil Yang Asli

Ketika salah satu komponen motor (sparepart) mengalami kerusakan, maka akan lebih baik jika diganti dengan sparepart yang original.

Selain kualitas yang terjamin, tentu durasi pemakaian pun akan lebih awet dibanding dengan yang imitasi.

Sehingga secara tidak langsung, hal tersebut akan menghemat pengeluaran anda.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga apa yang kami tulis ini bisa membantu.

Jangan lupa pula untuk membagikan artikel 8 Tips Merawat Motor 4Tak Dengan Mudah ini dengan teman-teman yang lain.

Next article Next Post
This Is The Oldest Page