Minggu, 24 November 2019

Daftar isi [Tampil]
Cara Merawat Mesin Motor Supaya Tidak Cepat Panas ini tentu menjadi salah satu solusi bagi anda yang mengalami masalah serupa.

Pasalnya, tidak sedikit dari pengendara motor, mengeluh lantaran kondisi mesin lebih cepat panas. Sehingga secara tidak langsung akan mengurangi performa mesin.

Seperti yang kita ketahui, kondisi mesin motor yang panasnya sudah berlebihan (overheat), terbukti sangat menganggu. Sebab pada saat otor mempunyai panas yang kelewatan, tenaganya pun berkurang secara drastis.

Salah satu yang termasuk dari ciri motor mengalami overheat ialah tiba-timba tidak mempunyai tenaga. Hal tersebut terjadi meski mesin masih dalam keadaan menyala.

Bahkan motor tetap tidak berkutik (melempem), ketika pedal gas ditarik semakin dalam. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk mempelajari penyebab dan juga penyelesaiannya.

6 Cara Merawat Mesin Motor Supaya Tidak Cepat Panas

6 Cara Merawat Mesin Motor Supaya Tidak Cepat Panas

Merangkum dari federaloil.co.id, overheat merupakan tingkat suhu yang sudah melewati batas normal, tepatnya yang terjadi pada komponen didalam mesin.

Jika secara teknis, penyebab dari overheat ini sangat identik dengan sirkulasi oli mesin yang terhambat. Atau bisa juga karena kinerja dari pendingin mesin tidak optimal.

Nah, sekedar untuk tambahan referensi, berikut beberapa hal yang bisa anda perhatikan untuk mencegah mesin motor tidak overheat. Simak baik-baik ya!

1. Rutin Mengganti Oli

Jika anda melakukan perawatan motor secara berkala (sesuai buku panduan servis), maka tips ini mungkin sudah tidak diperlukan lagi.

Pada postingan sebelumnya kami juga sudah berbagi tentang 6 Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus. Sehingga bisa dibaca terlebih dahulu untuk menambah pengetahuan.

Dalam hal ini, oli mempunyai peranan penting untuk melumasi semua komponen mesin. Fungsinya ialah sebagai pelumas untuk meminimalisir gaya gesek antar komponen, khususnya yang mempunyai potensi menyebabkan kerusakan.

Terlepas dari itu, oli juga mempunyai kegunaan untuk mengontrol suhu di dalam ruang mesin. Sehingga jika dilakukan penggantian secara rutin, maka mesin akan lebih awet dan bisa bekerja secara optimal.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksakan kondisi mesin sepeda motor di bengkel resmi secara berkala.

Perlu djuga dipastikan bahwa oli bisa mengalir dengan baik untuk melumasi piston, klep, noken, dinding silinder, serta komponen penting lainnya didalam mesin.

2. Gunakan Oli Terbaik

Dalam hal ini, tidak sedikit pengguna motor yang masih belum paham dengan pemilihan oli. Jika pada buku petunjuk penggunaan oli untuk motor, juga sudah disertakan jenis beserta tipe oli yang dianjurkan untuk mesin tersebut.

Pasalnya, oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin, akan membantu memberikan kinerja mesin lebih maksimal. Serta meminimalisir adanya dampak buruk di kemudian hari.

Bagi para pengguna motor matic, akan lebih baik jika mengingat jenis oli yang diterapkan ketika melakukan srvis berkala. Tujuannya supaya ingat nama oli untuk mengganti oli secara pribadi dirumah.

Namun jika mencari referensi lain (oli dengan merk berbeda), usahakan anda memperhatikan tingkat kekentalan (SAE), atau sejenisnya, serta lebih baik untuk oli yang mempunyai karakter mendinginkan.

Sehingga ketika mesin motor matic menyala, maka bisa menjaga panas tetap stabil dan mencegah adanya overheat.

3. Cek Kinerja Pendingin

Istilah pendingin disini lebih dikenal dengan sebutan radiator. Komponen ini mempunyai fungsi untuk mengalirkan udara segar melalui sirip-sirip radiator serta mampu mendinginkan suhu air (water coolant).

Dalam hal ini, kipas radiator akan berputar sesuai dengan intruksi dari sensor yang memberi kabar bahwa kondisi mesin dalam keadaan panas berlebih.

Ketika mesin motor sudah tua, serta tidak dilengkapi dengan kipas radiator, maka akan lebih baik jika segera memasangnya supaya membantu proses pendinginan mesin.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika anda berkonsultasi dengan bengkel (usahakan yang resmi), untuk memperoleh pemecahan masalah yang lebih tepat.

4. Cek Level Cairan Pendingin

Cairan pendingin, atau yang lebih dikenal dengan water coolant ini merupakan cairan yang didistribusikan ke radiator mesin untuk bisa mendinginkan mesin motor ketika sedang dikendarai (digunakan).

Kondisi yang sering terjadi ialah level dari cairan pendingin berkurang, lantaran secara umum pengguna motor tidak mengontrolnya.

Padahal, mengecek kondisi water coolant sangat dianjurkan, terlebih pasa saat motor sudah melakukan perjalanan jauh (touring).

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi anda untuk mengecek ketersediaan water coolant pada tabungnya. Hal tersebut supaya mesin motor lebih awet dan tidak mudah rusak ataupun overheat.

5. Setel Kerapatan Piston

Posisi piston yang berada dalam silinder dengan kondisi terlalu rapat akan berdampak pada seher dan piston tidak bisa bergerak secara leluasa.

Kondisi tersebut juga akan menghambat saluran (sirkulasi) pelumasan oli mesin. Dengan demikian, tidak heran jika mesin motor cepat panas. Bahkan yang terparah bisa menyebab piston mempunyai potensi untuk merusak blok.

Apabila sudah diketahui bahwa setelan piston tidak sesuai, atau dirasa ada sedikit yang aneh ketika dikendarai, akan lebih baik jika anda membawa motor tersebut ke bengkel resmi.

Tujuannya ialah untuk memperoleh setelan yang sesuai dengan standar pabrik. Sehingga tingkat kerusakan yang lebih parah bisa dicegah.

6. Servis Secara Rutin

Cara terakhir ini merupakan tips paling mudah untuk anda terapkan. Pasalnya bisa dilakukan dengan hanya mengontrol kinerja mesin secara rutin pada bengkel resmi.

Dengan demikian, akan dilakukan pengecekan secara menyeluruh pada semua komponen motor. Baik dari sisi kinerja, penggantian oli, atau perawatan komponen motor yang lainnya.

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Yang terpenting disini adalah melakukan perawatan. Sehingga kiinerja motor akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum untuk 6 Cara Merawat Mesin Motor Supaya Tidak Cepat Panas. Semoga bisa membantu!

Next article Next Post
Previous article Previous Post