Sabtu, 30 November 2019

Daftar isi [Tampil]
Cara Merawat Motor Kawasaki Ninja 150 RR pada dasarnya kami rangkum dari beberapa sumber, sehingga untuk tambahan referensi, mungkin akan sangat membantu bagi anda yang mempunyai motor tersebut.

Seperti yang kita ketahui, motor Ninja RR masih menggunakan mesin dengan pengoperasian 2 tak. Jenis motor ini tentu mempunyai tingkat perawatan yang berbeda dibanding dengan 4-tak.

Nah dalam hal ini, tidak sedikit pemilik kendaraan bermotor yang tidak tahu atau bahkan tidak mengerti tentang bagaimana cara merawat kendaraannya.

Apalagi jika pemilik kendaraan mempunyai pikiran bahwa untuk merawat sepeda motor, memerlukan keahlian khusus sehingga mereka takut untuk belajar mengotak-atik sendiri.

Menindak lanjuti beberapa postingan kami sebelumnya, untuk saat ini kami akan membahas tentang bagaimana cara merawat motor Kawasaki Ninja RR, tujuannya supaya performasi mesin tetap prima.

Bisa dibilang bahwa tips yang kami bagikan ini sangat sederhana, pasalnya secara umum merawat motor jenis apapun, tidak ada cara-cara yang spesifik untuk melakukaknya.

Sebagai salah satu contoh, ialah mengenai standar bagaimana merawat sepeda motor. Semisal mengganti oli, yang harus memperhatikan waktu (durasi) yang rutin jika motor digunakan setiap hari.

Cara Merawat Motor Kawasaki Ninja 150 RR

Cara Merawat Motor Kawasaki Ninja 150 RR

Jika merangkum dari beberapa sumber, setidaknya ada 10 tips yang bisa dilakukan dalam menjaga kinerja mesin Ninja RR dalam kondisi terbaik. Seperti apa? Berikut daftar selengkapnya!

1. Rutin Mengecek Oli Mesin

Melakukan pengecekan pada oli mesin merupakan perawatan motor yang terbilang paling standar. Dan pada beberapa kami sebelumnya, sudah dijelaskan tentang fungsi dari oli mesin.

Dalam hal ini, oli mempunyai peranan penting dalam melumasi semua komponen, serta juga berfungsi sebagai pendingin yang bisa mencegah mesin overheat.

Untuk tetap menikmati kinerja mesin tetap maksimal, setidaknya anda mengganti oli dengan durasi 1 bulan sekali (pemakaian terus menerus setiap hari).

Namun juga bisa diundur sesuai dengan kenteuan speedometer. Namun untuk mencegah hal buruk, akan lebih baik mengikuti waktu yang sudak kami anjurkan.

2. Rutin Membersihkan Karburator

Karena mesin 2-Tak, tentu sistem pembakaran dari motor Ninja RR masih menggunakan karburator. Dalam hal ini, peranan karburator sangat vital dalam menyuplai bahan bakar.

Dan pada postingan sebelumnya, kami juga sudah pernah membahas Cara Membersihkan Karburator Tanpa Membongkar, sehingga mungkin bisa menjadi solusi bagi anda.

Lebih lanjut, ketika karburator tidak terawat dan jarang dibersihkan, tentu akan mempunyai dampak pada laju motor. Salah satunya tidak stabil, tersendat-sendat, atau bahkan sering mati ditengah jalan.

Hal tersebut terjadi lantaran suplai bahan bakar pada sistem pembakaran tidak normal, sehingga menjadikan sistem pengapian tersebut menjadi terganggu.

Intinya, jika anda tidak rajin (rutin) membersihkan karburator. Maka tidak mustahil jika sirkulasi bahan bakar akan tersumbat. Dan pada akhirnya membuat bahan bakar tidak berjalan sebagaimana mestinya.

3. Selalu Kontrol Oli Samping

Berbeda dengan oli mesin yang tidak habis karena pembakaran, justru oli samping juga ikut terkuras ketika mesin dinyalakan.

Oleh karena itu, tidak heran jika oli samping harus di isi untuk memaksimalkan kinerja mesin 2-tak. Dalam hal ini, perananannya ialah untuk pelumas pada bagian poston dan stang seher.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan, jangan sampai anda telat melakukan isi ulang oli samping. Pasalnya jika kehabisan, maka akan berdampak fatal pada mesin.

Untuk porsi pemakaian, bisa diatur sesuai kebutuhan. Jangan terlalu irit atau sebaliknya. Pasalnya jika terlalu irit, maka akan membuat mesin panas. Sedangkan jika terlalu boros, maka mesin akan mengeluarkan asap yang mengebul.

4. Periksa Blok Dan Head

Pada mesin dengan sistem pembakaran 2-tak dan karburator, akan meninggalkan sisa oli yang mengendap dan mengeras.

Hal ini tentu menjadi kerak dan menggumpal seperti halnya kotoran yang juga perlu dibersihkan. Apalagi jika anda menggunakan merek oli yang kurang berkualitas baik.

Jika secara umum, penggunaan oli samping dengan kualitas baik, maka akan meninggalkan sedikit kerak. Akan tetapi sangat berbeda jika anda menggunakan oli samping yang terbilang murah.

Nah untuk mengatasinya, maka anda bisa membersihkan blok dan head secara rutin. Dengan tujuan untuk mengangkat kerak dan sisa kotoran yang masih menempel.

Jika dilakukan secara rutin, maka kondisi mesin akan tetap dalam kondisi prima. Bahkan tarikannya akan terasa lebih ringan.

5. Periksa Kabel Koil Dan Busi

Hal ini sudah sangat lazim terabaikan, padahal kabel koil dan busi merupakan elemen yang juga penting untuk performa mesin.

Oleh karena itu, jangan sampai anda lupa untuk mengecek kabel koil yang mengubungkan listrik ke busi. Jika memang sudah terasa kaku, maka sudah sepatutnya untuk segera diganti.

Begitu pula busi, jika tingkat percikan api sudah sangat kecil, atau tampak aus karena pemakaian. Mungkin akan lebih baik jika diganti dengan yang baru.

6. Cek Radiator

Kawaski Ninja RR juga sudah dilengkapi dengan radiator yang mempunyai peranan untuk mendinginkan mesin.

Dalam hal ini, hal yang sangat penting untuk anda perhatikan ialah dari sisi volume air radiator (water coolant). Jika sudah sedikit, maka segera ditambah.

Apabila anda tidak jeli, atau menganggap remeh. Tidak sedikit yang sudah mengalami kelupaan mengisi water coolant.

Dampaknya mesin akan panas (overheat), atau bahkan memicu kerusakan pada komponen di dalam mesin.

7. Cek Kondisi Aki

Aki juga masuk pada bagian penting dalam sistem kelistrikan motor. Serta mempunyai efek pada kinerja mesin dan beberapa komponen lain.

Pasalnya, jika terpaksa menggunakan motor tanpa aki, maka kelistrikan tidak akan berjalan normal. Seperti halnya lampu depan, sein, klakson, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, sangat penting anda memeriksa kondisi aki, lakukan isi ulang pada air yang sudah berkurang, serta charge ulang jika sudah lemah.

8. Perhatikan Bunyi Knalpot

Sangat sering terabaikan, suara atau bunyi pada knalpot terkadang hanya dianggap sebagai sesuatu yang terdengar garang saja.

Secara tidak sadar, posisi knalpot pada Ninja RR terkesan agak kebawah, sehingga mempunyai kemungkinan untuk nyangkut ketika melewati jalan rusak ataupun polisi tidur. Bahkan ketika sudah dimodifikasi, posisi motor pun menjadi lebih pendek.

Dengan mengecek suara knalpot, maka bisa diketahui jika ada kebocoran atau hal lain yang menyebabkan bunyi tidak normal.

Coba periksa pula bada bagian leher knalpot, lantaran pada bagian tersebut memperoleh panas langsung dari mesin.

Tidak jarang jika area tersebut terjadi pengeroposan atau korosi yang pada akhirnya menyebabkan kobocoran.

9. Periksa Rantai Dan Gear

Rantai motor mempunyai fungsi sebagai penggerak gear dari mesin ke roda belakang. Apabila terlalu kencang, maka mempunyai kemungkinan rantai tersebut akan putus.

Begitupun sebaliknya, jika rantai terlalu kendor, maka akan lebih mudah lepas (copot) dari gearnya. Sehingga memerlukan tingkat kekencangan yang pas.

Terlepas dari rantai, gear pada bagian depan (mesin) dan dibagian poros roda juga sangat penting untuk diperhatikan.

Apabila sudah terlalu runcing, atau jika pegang sudah terasa sangat tajam, maka akan lebih baik jika segera diganti.

10. Cek KIPS Secara Rutin

Jika secara umum, untuk melakukan perawatan pada KIPS, setidaknya bisa dilakukan pengecekan setiap tiga bulan sekali. Salah satunya ialah dijaga kebersihannya.

Terlepas dari itu, supaya KIPS tetap bersih, maka sudah seharusnya jika motor digeber hingga minimal 7.000 rpm. Setudaknya 2 kali dalam satu hari dengan minimal rpm tersebut.

Seperti yang diketahui, super KIPS baru akan terbuka ketika putaran mesin tinggi. Tepatnya ketika mencapai 7.000 rpm.

Apabila kurang dari itu, maka lama-kelamaan KIPS akan berkerak. Sehingga bisa saja mengurangi performa dari mesin. Dampak yang paling terasa ialah tarikan mesin terasa lembek.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum mengenai Cara Merawat Motor Kawasaki Ninja 150 RR. Semoga bisa membantu!

Next article Next Post
Previous article Previous Post